Lingkungan yang bagaimana yang mampu mendukung kehidupan manusia dan kehidupan organisme yang lain ? Apakah kekayaan alam yang masih tersedia masih mampu mendukung keberlanjutan ekonomi humanis pada saat ini dan yang akan datang ? Setelah mempelajari ekosistem, marilah kita mengkaji tentang Pencemaran lingkungan dan daur ulang limbah !
Tampilkan postingan dengan label KELAS X. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KELAS X. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 10 Maret 2018
EKOSISTEM
A. Ekologi
Ekologi, pertama kali disampaikan oleh Ernest Haeckel ( zoologiwan Jerman, 1834-1914), berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari dua kata, yaitu oikos yang artinya rumah atau tempat hidup, dan logos yang berarti ilmu. Ekologi diartikan sebagai ilmu yang mempelajari baik interaksi antar makhluk hidup maupun interaksi antara makhluk hidup dan lingkungannya, kita mempelajari makhluk hidup sebagai kesatuan atau sistem dengan lingkungannya,
HEWAN (ANIMALIA)
KINGDOM ANIMALIA (DUNIA HEWAN)
KINGDOM ANIMALIA (DUNIA HEWAN)
- Kingdom animalia adalah organisme yang memiliki ciri eukaryotik, multiseluler, tidak memiliki klorofil dan dinding sel, hidup heterotrof (memperoleh makanan dari organisme lain), dan dapat bergerak pindah tempat/bebas untuk memperoleh makanan dan mempertahankan hidupnya,
- Kingdom animalia terdiri dari kelompok invertebrata (hewan tidak bertulang belakang) dan vertebrata (hewan bertulang belakang).
- Pembagian kelompok hewan ini berdasarkan adanya : penyokong tubuh (notocord), tulang belakang (vertebrae), jenis rongga tubuh, sistem tubuh, otot dan pergerakan serta penutup tubuh.
- Terkait hal tersebut beberapa istilah yang berhubungan dengan dunia hewan, yaitu :
FUNGI
Fungi(jamur) adalah organisme eukariotik yang bersel tunggal atau banyak dengan tidak memiliki klorofil. Sel jamur memiliki dinding yang tersusun atas kitin. Karena sifat-sifatnya tersebut dalamklasifikasi makhluk hidup, Jamur dipisahkan dalam kingdom nya tesendiri,ia tidak termasuk dalam kindom protista,monera, maupun plantae. Karena tidak berklorofil, jamur temasuk ke dalam makhluk hidup heterotof (memperoleh makanan dari organisme lainnya), dalam hal ini jamur hidup dengan jalan menguraikan bahan-bahan organik yang ada di lingkungannya. Umumnya jamur hidup secara saprofit (hidup dengan menguai sampah oganik seperti bankai menjadi bahan anoganik). Ada juga jamur yang hidup secara parasit (memperoleh bahan organik dari inangnya), adapula yang hidup dengan simbiosis mutualisme(yaitu hidup dengan organisme lain agar sama-sama mendapatkan untung).
PROTISTA
Kompetensi Dasar: menyajikan ciri-ciri umum filum dalam kingdom Protista dan peranannya bagi kehidupan.
Protista dibedakan menjadi tiga kelompok, yaitu protista yang mirip hewan mampu bergerak secara aktif, protista yang mirip tumbuhan mampu berfotosintesis, sedangkan protista yang menyerupai jamur memiliki siklus hidup dengan fase muda bersifat seperti amoeba dan reproduksinya mirip jamur.
ARCHAEBACTERIA DAN EUBACTERIA
Archaebacteria dan Eubacteria
Materi ini
mendeskripsikan ciri-ciri Archaebacteria dan Eubacteria serta peranannya bagi
kehidupan.
Pengantar
Archaebacteria dan Eubacteria
Setelah Carl Woose
melakukan analisis molekular, maka Archaebacteria yang semula dikelompokkan
dengan Eubacteria dalam Kingdom Monera sekarang menjadi kelompok yang terpisah.
Sekarang Kingdom Monera tidak dipakai lagi dan sebagia gantinya muncul kingdom
Archaebacteria dan Eubacteria. Archaebacteria dan Eubacteria dibedakan
berdasarkan perbedaan genetiknya. Sementara persamaan ciri Archaebacteria dan
Eubacteria dalam hal keduanya tidak memiliki membran inti sel sehingga
disebut organime prokariotik. Persamaan dan perbedaan
archaebacteria dan eubacteria dalam bentuk tabel berikut:
RUANG LINGKUP BIOLOGI
Biologi merupakan kata yang diambil dari kata ‘bios’ yang artinya hidup dan ‘logos’ artinya ilmu, jadi biologi merupakan ilmu pengetahuan umum yang mempelajari tentang segala sesuatu yang hidup di dunia. Dalam dunia ilmu pengetahuan, biologi dijadikan sebagai salah satu mata pelajaran yang sering melakukan pengamatan dan bereksperimen terhadap segala sesuatunya.










